Senyuman terakhir
Dalam suatu kisah kehidupan cerita cinta memang tak selamanya berjalan dengan indah. Di suatu kisah cinta ini terkisah suatu pasangan yang saling mencintai satu sama yang lainnya, uniknya lagi si cowok ini menyukai ceweknya sejak pandangan pertama.
Alkisah mereka bertemu disuatu kesempatan saat mereka sedang mengikuti tes pada yang lainnya. Awalnya si Adhe ini tak mengetahui bahwa si Abang ini menyukai dirinya, ternyata pada hari itu juga si Adhe ini memiliki target cowok incerannya tapi bukan si Abang tapi sahabatnya.
Hari pun berganti si Abang ini memang pandai mengikat hati si Adhe sampai-sampai Adhe pun jadi suka sama si Abang ini. Suatu hari si Abang menitipkan salam kepada adik kelasnya yang kebetulan dia juga menyayangi si Abang. Si cewek ini sempat mengutarakan isi hatinya kepada si Abang, tapi sayangnya si Abang lebih memilih Adhe.
Abang pun mulai untuk mendekatkan diri kepada Adhe, awalnya Adhe juga bingung. Setelah cerita dan ngobrol-ngobrol tiba-tiba terdengar suara yang heboh di dalam kelas ternyata sahabatnya Adhe ini jadian sama seseorang yang dia suka. Mereka berdua pun mengucapkan selamat .
“saya gak mau tau, pokoknya kalian berdua harus JADIAN hari ini juga..!!” paksanya.
Setelah mendengar kata-kata itu si Abang makin berani untuk mengutarakan isi hatinya untuk Adhe.
“sebenernya saya suka sama kamu,, kamu m..mau gak..? ujarnya grogi
“kalo ngomong itu yang jelas, saya gak ngerti…!!”
“i..iya. hm.. kamu mau gak jadi pp..pacar aku..”jelasnya
“hah…? Emang sejak kapan kamu suka sama saya..?”
“sejak pendaftaran, dari hari itu aku udah terpikat sama kamu..?”
“pendaftaran…??”
“i…iya”
“secepat itu kamu suka sama saya,, haduh.”
“i..iya jadi gimana.. kamu mau gak jadi pacar aku…?”
“jawabannya tunggu sampai adzan asarnya beres ya..”
Setelah adzan asar itu selesai Adhe pun mulai menjawab pertanyaan dari si Abang ini. Dan akirnya mereka pun resmi pacaran dengan tanggal, hari dan bulan yang sama dengan sahabatnya Adhe.
Mereka berdua ini termasuk pacaran yang unik,, karena bisanya orang yang pacaran itu identik dengan romantis tapi berbeda dengan mereka berdua. Setiap mereka bersama disitulah keributan mulai terdengar pasti selalu ada saja hal yang mereka buat untuk bahan bermain.. jenis pacaran seperti mereka ini juga sering dikatakan ANEH TAPI NYATA oleh temen-temennya.
Beberapa bulan kemudian…
Selama 7 bulan mereka lalui bersama,, suka dan duka telah mereka rasakan berdua. Ada suatu hal yang terjadi pada Adhe,, sekarang dia gampang terkena penyakit, mudah lelah, kepala dan dadanya pun sering sakit secara tiba-tiba. Adhe hanya menganggap bahwa ini hanya hal kecil, tapi jika rasa sakit itu makin terasa Adhe sudah tidak bisa menahannya lagi dan Adhe pingsan tak sadarkan diri. Pada suatu hari Adhe memeriksakan dirinya ke dokter dengan ditemani sahabatnya yang biasa aAdhe panggil Bunda. Hal mengejutkan terucap dari mulut dokter yang memeriksa kondisi Adhe. Seakan ini hanya mimpi buruk Adhe difonis penyakit yang mematikan oleh dokter, dan belum diketahui apa obat untuk menyembuhkan penyakitnya ini. Bunda sangat sedih dengan apa yang terjadi dengan Adhe, begitu juga Adhe.
“Bun,, aku mohon tolong jaga rahasia ini jangan sampai Abang tau ya.plizzz..’’
“tapi kan de kamu gak boleh nutup-nutupin semua ini Abang kan pacar kamu dia juga harus tau gimana kondisi kamu.”
“untuk kali ini Gak..!”
“ya deh..”
Bunda pun mengikuti kemauan Adhe, dengan berat hati Bunda mengikuti kemauan Adhe ini.
Hari bergulir kondisi fisik Adhe mulai melemah dan tak bisa dikendalikan sering kali Adhe merasa lemas, pusing dan sulit untuk bernafas. Dalam situasi seperti ini Abang tak pernah ada di samping Adhe, dia selalu menghilang seakan tak perduli. Ini yang membuat Adhe tak semangat lagi untuk menjalani sisa-sisa hidupnya. Yang bisa menemani Adhe hanyalah sahabat terdekatnya yang mengetahui kondisi ini dari Bunda sahabatnya. Mereka juga merasa kesal dengan sikap Abang selama ini, mereka sudah tak tahan ingin memberitahui bagaimana kondisi Adhe saat ini, tapi apa daya mereka juga tak mau mengingkari janjinya dengan Adhe.
Setiap waktu Adhe tak masuk sekolah, Adhe selalu menanyakan kabar Abangnya ini kepada teman-temannya. Lagi..lagi Abang hanya diam seakan dia lupa dengan Adhe.
Beberapa bulan kemudian….
Kini kondisi Adhe mulai memburuk dia tak bisa melakukan aktifitas seperti biasanya lagi, dia hanya bisa terbaring lemah dan tak berdaya ditempat tidurnya. Suatu malam Adhe dilarikan ke Rumah Sakit karena keluarganya mulai bingung, pada malam itu Adhe di haruskan untuk menginap di Rumah Sakit ini. Adhe benar-benar tidak tahan menahan rasa sakit yang saat ini dia rasakan. Sahabat-sahabatnya dating menemui Adhe keesokan harinya mereka sedih dan terpukul melihat kondisinya yang seperti ini.
“dhe,, gimana kabar kamu hari ini..?”tanya bunda
“aku baik-baik aja ko’. Kalian jangan pasang muka yang kaya gitu ih,, aku Cuma pengen nginep aja di sini,, aku pengen bisa ngerasain gimana tinggal di sini ditemenin sama Om Dokter juga suster disini..”katanya
“aduh Adhe…Adhe dalam kondisi kaya gini kamu masih bisa bercanda ya..”ujar Cici
“Dhe kamu harus kuat ya.. kita pengen liat kamu semangat lagi kayak dulu..”
“iya tunggu aja tanggal mainnya.hhe..”
Semalam itu mereka menemani Adhe dengan setia. Hingga Adhe tertidur pulas bersama kawan-kawannya. Tiba-tiba hal buruk terjadi Adhe koma seketika, semua orang yang berada diruangan itu menjadi cemas tak menentu. Selama 5 hari Adhe koma dirumah sakit sahabat-sahabatnya sudah tak tahan lagi dan akhirnya mereka semua memberitahu bagaimana keadaan Adhe selama ini kepada Abang sontak kabar ini membuat Abang merasa sedih dan menyesal. Mereka semua pun ke Rumah Sakit dimana Adhe terbaring lemah tak berdaya disana. Adhe belum sadar juga mereka pun sepakat untuk membacakan ayat suci AL-Qur’an bersama-sama. Ajaibnya Adhe mulai bisa menggerakan tangannya dan membuka kedua matanya, semua orang terdiam dan menghampiri Adhe begitu juga Abang kekasihnya.
“ Adhe,, udah bangun sayang…?” tanyanya halus
“ Abang,,?” jawabnya lemas
“ Adhe, cepet sembuh ya sayang. Biar kita bisa main lagi bareng sama temen-temen yang lainnya..” ajaknya
Disitu Adhe hanya bisa tersenyum lemas dihadapan semua orang. Ibunya tak kuat menahan tangis dihadapan Adhe
“ mah,, ko mamah nangis sih,?”
“ngaak sayang.. Adhe harus cepet sembuh ya.”
“iya mah.”
Hanya beberapa menit Adhe bisa terbangun,, mungkin kehendak Allah lebih berkuasa, Adhe pun menghembuskan nafas terakhirnya di hadapan keluarga dan sahabat-sahabatnya juga Abang kekasihnya. Adhe pergi dengan damai diikuti senyuman yang paling indah yang belum pernah mereka lihat sebelumnya.
Senyuman itu adalah senyuman terakhir yang mereka bisa lihat dari sosok Adhe.
The and………
Tidak ada komentar:
Posting Komentar